Tampilkan postingan dengan label IPBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPBA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Desember 2012

Fenomena Gerhana

Bismillahirahmanirrahim,

“Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa Sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”  (Surah Luqman:29)


GERHANA BULAN

Gerhana bulan merupakan fenomena apabila bulan, bumi dan matahari berada pada kedudukan dalam satu garisan lurus (atau hampir lurus) dimana bulan akan berada dibelakang bumi yang terselindung dari cahaya matahari. Ringkasnya, pada kedudukan ini bumi bakal berada di tengah-tengah antara matahari dan bulan dalam satu garisan lurus. Malah kejadian ini hanya akan berlaku tatkala BULAN PENUH atau PURNAMA (pertengahan bulan Hijrah). 

 

gerhana bulan1

 

Bayang-bayang Bumi mempunyai 2 bahagian, iaitu umbra (bahagian paling gelap) dan penumbra (bahagian kurang gelap dan berada di sekeliling umbra). Contoh imej grafik di bawah adalah ketika kejadian gerhana bulan pada 03hb Mac 2007

 

Moon_eclipse

 

Allah berfirman yang bermaksud :

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari. Dan bulan apabila mengiringinya. Dan siang apabila menampakkannya. Dan malam apabila menutupinya (malam-malam yang gelap). Dan langit serta pembinaannya. Dan bumi serta penghamparannya. Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya). Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikkan dan ketaqwaannya.  Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.  – (Surah Asy Syams (matahari) : ayat 1-10)


     “Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.” (Q.S. Ar-Ra’du 13 : 8 )

GERHANA MATAHARI

Aisyah r.a. berkata, “Pada masa Rasulullah saw. masih hidup pernah terjadi gerhana matahari.  Maka Rasulullah saw. menyuruh orang banyak solat berjamaah. Setelah mereka berkumpul, Rasulullah saw. datang lalu bertakbir dan solat dengan 4 kali ruku’ dan 4 kali sujud dalam dua rakaat. (Sahih Muslim)

Gerhana MATAHARI & BULAN

Gerhana matahari terjadi ketika kedudukan bulan terletak di antara bumi dan matahari. Bulan akan menutup cahaya matahari yang sampai ke bumi. Walaupun ukuran bulan lebih kecil dari bumi, bayangan bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya kerana bulan dengan purata jarak 384,400 kilometer adalah lebih dekat kepada bumi berbanding matahari yang mempunyai jarak purata 149,680,000 kilometer dari bumi.

 Gerhana matahari ada tiga jenis, yaitu gerhana penuh [GMT = gerhana matahari total], gerhana separuh dan gerhana annular. Gerhana penuh adalah fenomena apabila matahari ditutup sepenuhnya oleh bulan disebabkan bulan berada dekat ke bumi dalam orbit bujurnya, gerhana separuh apabila bulan hanya menutup sebahagian daripada matahari, dan gerhana annular yang terjadi apabila bulan hanya menutup sebahagian daripada matahari dan cahaya matahari selebihnya membentuk cincin bercahaya sekeliling bayangan bulan yang dikenali sebagai ‘corona’.

gerhana penuh 

Eclipse_anular

Solar_eclipse_animate_(2009-Jul-22)

 http://mastershifoo.wordpress.com/2009/07/21/rejab-1430-dan-gerhana/

Minggu, 05 Agustus 2012

Klasifikasi Planet



a.    Bumi sebagai pembatas
1)   Planet Inferior, yaitu planet yang memiliki lintasan antara Bumi dan Matahari, yaitu Merkurius dan Venus.
2)   Planet Superior yaitu, planet yang lintasannya diluar Bumi terdiri atas Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
b.    Planetoid sebagai pembatas
1)   Planet dalam, planet yang dilihat letaknya karena adanya gugusan asteroid antara Mars samapai dengan Yupiter. Jadi planet dalam adalah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.
2)   Planet luar, planet-planet yang letaknya diluar gugusan asteroid. Jadi Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunusmasuk dalam jajaran planet luar.
c.    Berdasrakan sifat fisisnya
1)   Planet Terestrial; yaitu planet yang memiliki sifat “kebumian” baik ukuran, massa, massa jenis, maupun komposisi kimianya (mereka semua memiliki permukaan padat). Contohnya adalah; Merkurius, Venus, Bumi dan Mars
2)   Planet Jovian; yaitu planet yang tidak memiliki sifat “kebumian” , planet-planet ini tersusun atas kumpulan gas.Contoh Planet Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus

Planet Uranus



Pengertian
Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan planet yang terbesar ketiga dan terberat keempat dalam Tata Surya. Jarak rata-rata antara Uranus dan Matahari adalah sekitar 3 milyar km. Uranus memiliki massa 14,5 kali massa Bumi. Periode rotasi interior Uranus adalah 17 jam, 14 menit. Akan tetapi, seperti semua raksasa gas lainnya, atmosfer atasnya mengalami angin badai yang sangat kuat pada arah rotasi. Akibatnya, pada beberapa garis lintang, seperti dua per tiga lintang dari khatulistiwa ke kutub selatan, fitur-fitur atmosfer itu yang nampak bergerak jauh lebih cepat, menjadikan rotasi penuhnya sekecil 14 jam. Sedangkan periode revolusi adalah 84 tahun. Volume Uranus 63,08 kali volume Bumi.
Struktur Dalam
Uranus adalah planet yang paling ringan diantara planet-planet raksasa, sementara itu kerapatannya 1,27 g/cm³ membuatnya planet paling tidak padat kedua setelah Saturnus. Meskipun bergaristengah sedikit lebih besar daripada Neptunus, Uranus memiliki diameter mencapai 51.118 km.
Uranus kerapatannya sekitar 9 g/cm³, dengan tekanan di tengahnya 8 juta bar (800 GPa) dan suhu sekitar 5000 K. Mantel esnya nyatanya tidak terdiri dari es dalam pengertian pada umumnya, tetapi dari fluida panas dan rapat yang terdiri atas air, amonia dan volatil lain.
Struktur Luar

Atmosfer Uranus terdiri dari sekitar 83 ± 3% Hidrogen, 15 ± 3% Helium, 2,3% Metana dan Hidrogen deuterida, Amonia, Air, Amonium hidrosulfida, Metana (CH4).
Atmosfer Uranian dapat dibagi menjadi tiga lapisan yaitu troposfer, antara ketinggian −300 dan 50 km dan tekanan dari 100 sampai 0,1 bar; (10 MPa sampai 10 kPa), Stratosfer, kisaran ketinggiannnya antara 50 dan 4000 km dan tekanan antara 0,1 and 10–10 bar (10 kPa to 10 µPa) dan termosfer/korona yang meluas dari 4.000 km hingga setinggi 50.000 km dari permukaan. Mesosfer tidak ada.
Troposfer adalah bagian atmosfer terbawah dan paling rapat dan bercirikan dengan turunnya suhu bersama dengan naiknya ketinggian. Suhu menurun dari sekitar 320 K di dasar troposfer nominal pada −300 km hingga 53 K pada 50 km.
Stratosfer adalah lapisan bagian tengah atmosfer, dimana suhu umumnya naik sesuai dengan naiknya ketinggian dari 53 K di tropopause sampai antara 800 dan 850 K di dasar termosfer. Pemanasan stratosfer disebabkan oleh penyerapan radiasi UV dan inframerah Matahari oleh metana dan hidrokarbon lain, yang terbentuk di bagian atmosfer ini sebagai hasil dari fotolisis metana.
Termosfer dan korona adalah lapisan terluar atmosfer Uranian, yang suhunya seragam sekitar 800 hingga 850 K.
Ciri-Ciri
NOJENISHASIL
1Nama PlanetUranus
2Kala Rotasi17,25 Jam
3Kala Revolusi84 tahun
4AtmosferHidrogen, Helium, Metana, Air, Amonia, dsb
5Satelit Alam(27) di antaranya Miranda, Ariel, Umbriel
6Jarak Di Matahari3 milyar km
7Diameter Planet51.118 km
8Warna Planethijau dan biru
Cincin Planet

Uranus mempunyai sistem cincin planet yang rumit, yang merupakan sistem demikian yang kedua yang ditemukan di Tata Surya setelah cincin Saturnus. Cincin-cincin tersebut tersusun dari partikel yang sangat gelap, yang beragam ukurannya dari mikrometer hingga sepersekian meter.
Sebagian besar materi di sistem cincin Uranus barada dalam 9 cincin tipis yang terletak pada jarak 41000 – 52000 km dari pusat planet. Sebagian besar dari cincin Uranus memiliki lebar 1 – 10 km, sementara cincin epsilon yang ada di bagian luar Uranus adalah yang paling lebar dan paling eksentrik. Cincin epsilon tersebut berada pada jarak 20 km – 96 km.
Partikel penyusun cincin Uranus yang terlihat dari Bumi memiliki ukuran yang hampir sama dengan cincin utama Saturnus yakni ~1cm – 10 m. Namun di bagian cincin epsilon, susunannya terdiri dari balok-balok es yang berukuran beberapa kaki. Cincin epsilon juga ditemukan memiliki warna abu-abu, dengan satelit Cordelia dan Ophelia bertindak sebagai satelit penggembala bagi cincin tersebut. Selain itu di sepanjang 9 cincin Uranus, juga terdapat partikel-partikel debu halus yang terdistribusi renggang mengisi cincin tersebut.
Partikel yang menyusun cincin Uranus memiliki warna yang sangat gelap dan tampak segelap asteroid dan meteorit carbonaceous chondrite. Diperkirakan partikel-partikel tersebut terdiri dari es yang teradiasi gelap, yang merupakan campuran dari hidrokarbon kompleks yang melekat pada es saat terbentuk.

Planet Neptunus



Pengertian
Neptunus merupakan planet terjauh kedelapan jika ditinjau dari Matahari. Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta km. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adalah 16,1 jam, sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan terdapat lapisan tipis silikat. Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton, Proteus, Nereid dan Larissa.
Struktur Dalam
Komposisi Neptunus mirip dengan Uranus dibentuk oleh es dan batu dengan sekitar 15% hidrogen dan sedikit helium. Seperti UranusTapi tidak seperti Jupiter dan Saturnus, Dia tidak bisa memiliki lapisan internal yang berbeda. Neptunus memiliki inti kecil (Tentang ukuran Bumi) terdiri dari material berbatu. Suasana sebagian besar hidrogen dan helium dengan sejumlah kecil gas metana-yang berbeda.
Struktur Luar
Atmosfer Neptunus terdiri dari 80±3,2% Hidrogen, 19±3,2% Helium, 1,5±0,5% Metana dan yang lainnya berupa es yang hampir sama dengan Uranus.
Warna biru Neptunus sebagian besar merupakan hasil dari menyerap cahaya merah dari metana di atmosferTetapi ada juga beberapa komponen yang tak dikenal, yang memberikan warna biru awan.
Neptunus telah angin cepat Tata surya pada kecepatan 2000 km / jam.
Seperti Jupiter dan Saturnus, Neptunus memiliki sumber panas internal, ia memancarkan energi dua kali lebih dari yang diterimanya dari Matahari.
Ciri-Ciri
NOJENISHASIL
1Nama PlanetNeptunus
2Kala Rotasi16,1 Jam
3Kala Revolusi164,8 tahun
4AtmosferHidrogen, Helium, Metana, Air, Amonia, dsb
5Satelit Alam(8) di antaranya Triton, Proteus, Nereid
6Jarak Di Matahari4.450 juta km
7Diameter Planet49.530 km
8Warna Planetbiru
Cincin Planet

Neptunus memiliki cincin debu tipis yang ditemukan pada tahun 1989 oleh Voyoger 2. Cincin Neptunus hampir sama dengan cincin Jupiter dimana hampir tak terlihat, tidak seperti cincin pada Saturnus atau Uranus. Cincin Neptunus dari yang terdekat adalah Galle, LeVerrier, Lassell, Arago dan Adams. Disamping itu masih ada satu cincin gelap lainnya yang dan masih belum memiliki nama yang orbitnya memotong orbit bulan Neptunus Galatea. Di area cincin gelap Neptunus selain Galatea masih ada tiga bulan Neptunus, yaitu Naiad, Thalassa, dan Despina.
Pada tahun 1968, melalui okultasi bintang untuk pertama kalinya cincin Neptunus dideteksi, namun pada waktu itu masih belum disadari bahwa itu adalah berupa cincin. Cincin Neptunus baru dibuktikan keberadaannya ketika Voyoger 2 melakukan terbang lintas pada tahun 1989.
Cincin Neptunus memiliki partikel-partikel yang sangat gelap, jumlah debu dalam cincin Neptunus ini mencapai 20 – 70 %. Kandungan debu yang cukup tinggi terdapat pada Galle dan LeVerrier yang mencapai 40 – 70 %, sedangkan kandungan debu terendah terdapat pada Lassell yaitu hanya sekitar 20 – 40 % saja.
Cincin Neptunus diduga masih sangat muda, lebih muda dari usia tata surya kita. Diperkirakan cincin ini terbentuk dari tabrakan satelit dalam di Neptunus dan kemudian membentuk sabuk debu di area tersebut dan akhirnya menjadi cincin planet Neptunus.

Planet Jupiter



Pengertian
Yupiter atau Jupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Jarak rata-rata antara Jupiter dan Matahari adalah 778,3 juta km. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter ekuatornya 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasi planet ini adalah 9,8 jam, sedangkan periode revolusi adalah 11,86 tahun. Volume Jupiter 1.319 kai volume Bumi.Struktur Dalam
Jupiter adalah salah satu dari empat raksasa gas, yaitu tidak terutama terdiri dari materi padat. Ini adalah planet terbesar di tata surya, memiliki diameter 142.984 km pada bagian khatulistiwa. Jupiter kerapatan, 1,326 g / cm ³, adalah tertinggi kedua dari planet gas raksasa, tetapi lebih rendah daripada salah satu dari empat planet terestrial.
Jupiter diperkirakan terdiri dari inti yang padat dengan campuran unsur-unsur, lapisan sekitarnya metalik hidrogen cair dengan beberapa helium, dan didominasi lapisan luar dari mol
Struktur Luar

Atas atmosfer Jupiter terdiri dari sekitar 88-92% 8-12% hidrogen dan helium oleh persen fraksi volume atau molekul gas (lihat tabel ke kanan). Karena atom helium memiliki sekitar empat kali lebih banyak massa sebagai atom hidrogen, perubahan komposisi ketika digambarkan dalam bentuk proporsi massa yang disumbangkan oleh atom yang berbeda. Dengan demikian atmosfer adalah sekitar 75% hidrogen dan 24% helium oleh massa, dengan sisa satu persen dari massa yang terdiri dari unsur-unsur lain. Interior mengandung bahan padat sehingga distribusi sekitar 71% hidrogen, 24% helium dan 5% unsur lainnya oleh massa. Suasana mengandung jumlah jejak metana, uap air, amonia, dan senyawa berbasis silikon. Ada juga bekas-bekas karbon, etana, hidrogen sulfida, neon, oksigen, Fosfina, dan belerang. Lapisan terluar atmosfer mengandung kristal amonia beku. Melalui inframerah dan ultraviolet pengukuran, jumlah jejak benzena dan hidrokarbon lain juga telah ditemukan.
Proporsi atmosfer hidrogen dan helium yang sangat dekat dengan komposisi teoritis purba nebula surya. Namun, neon di bagian atas atmosfer hanya terdiri dari 20 bagian per juta oleh massa, yang berjarak sekitar sepersepuluh yang melimpah seperti di Matahari. Helium juga habis, meskipun hanya untuk sekitar 80% dari komposisi helium Sun. Penipisan ini mungkin hasil presipitasi dari unsur-unsur tersebut ke dalam bagian dalam planet ini. kelimpahan dari berat inert gas di atmosfer Jupiter adalah sekitar dua sampai tiga kali lipat dari matahari.
Berdasarkan spektroskopi, Saturnus dianggap mirip dengan komposisi untuk Yupiter, tetapi raksasa gas lainnya Uranus dan Neptunus mempunyai relatif jauh lebih sedikit hidrogen dan helium. Namun, karena kurangnya masuk atmosfer probe, kualitas tinggi dalam jumlah melimpah unsur-unsur yang lebih berat yang tidak ada di luar planet-planet luar Jupiter.
Ciri-Ciri
NOJENISHASIL
1Nama PlanetJupiter
2Kala Rotasi9,8 Jam
3Kala Revolusi11,86 tahun
4AtmosferHidrogen, Helium, Metana, Air, Etana, dsb
5Satelit Alam(63) di antaranya Europa, Ganymede, Callisto
6Jarak Di Matahari778,3 Juta km
7Diameter Planet14.980 km
8Warna Planet-
Cincin PlanetCincin Jupiter tak bisa kita nikmati menggunakan teleskop. Tidak seperti cincin Saturnus memang yang terlihat jelas dari Bumi dengan teleskop kecil sekalipun. Cincin Jupiter memiliki beberapa komponen antara lain cincin halo, cincin utama dan cincin gossamer.
Cincin Halo merupakan bagian terdalam berupa awan tebal yang berada pada jarak 92 000 km – 122 500 km dari inti Jupiter. Bagian halo ini mengalami peningkatan inklinasi akibat interaksi dengan bidang magnet Jupiter. Komponen berikutnya adalah cincin utama yang lebih tipis dan sempit berada pada jarak 122500 km – 128940 km dari pusat Jupiter dengan ketebalan 30 km dari atas ke bawah. Pada bagian ini terdapat juga partikel-partikel besar yang mengisi bagian cincinnya.
Komponen terakhir dari cincin Jupiter adalah cincin Gossamer yang redup dan terbagi atas dua bagian yakni Cincin Almathea (yang dekat ke Jupiter) dan Cincin Thebe. Cincin Almathea dimulai dari satelit Almathea ke bagian dalam Jupiter pada jarak 181000 km dan memiliki kecerlangan seragam. Sedangkan cincin Thebe yang berada di bagian terluar sampai dengan cincin Almathea berada pada jarak 222000 km dari Jupiter. Cincin ini lebih redup namun juga lebih tebal dibanding Cincin Almathea, namun jika dilihat dari citra resolusi tinggi yang diambil oleh Galileo, tepi atas dan bawah cincin Thebe akan terlihat lebih terang dibanding bagian pusatnya.
Cincin Jupiter memang redup jika dibandingkan dengan cincin Saturnus dan ia terbentuk dari materi yang gelap kemerah-merahan. Artinya, materi pembentuk cincin bukanlah es seperti di Saturnus melainkan batuan dan pecahan-pecahan debu. Citra yang diambil Voyager 2 menunjukan partikel pembentuk cincin sangatlah kecil dengan diameter hanya sekitar 10 mikrometer atau kurang dari itu. Bisa dikatakan partikel-partikel dalam cincin itu tak lebih besar dari partikel asap rokok atau debu rumah. Di bagian atas dan bawah cincin, terbentang awan partikel, medan elektrostatis yang terdorong keluar dari cincin oleh medan magnet Jupiter.
Jika dilihat dari letaknya, cincin Jupiter berada dalam batas Roche, sangat dekat dengan planet itu sendiri. Pada area ini satelit yang ada akan hancur akibat gaya gravitasi planet. Ini mengindikasikan kalau cincin Jupiter terbentuk dari satelit yang gagal. Selain itu, hasil pengamatan pesawat ruang angkasa Galileo juga menunjukan debu yang membentuk cincin berasal meteor yang menghantam permukaan satelit Jupiter. Selama 7 tahun perjalanannya, Galileo berhasil mendata ribuan tabrakan partikel dalam cincin Jupiter dari tahun 2002-2003.

Beberapa Bulan di Tata Surya


Tata Surya kita terdiri dari sebuah Matahari dan 8 planet. Tata Surya ini menyimpan berbagai fakta dan hal menarik yang patut menjadi perhatian. Salah satunya adalah bulan, yang merupakan satelit alami yang mengorbit di planet. Terkadang bulan memiliki berbagai fakta menarik, semenarik planet yang diorbitnya.


10. Ganymede – Bulan Yang Paling Besar di Tata Surya.

Sekilas, Ganymede terlihat kaya bulan yang ada di Bumi. Tapi ada perbedaan yang sangat signifikan, yaitu ukurannya. Ganymede nih bulan terbesar yang dimiliki Jupiter, dan juga yang terbesar di Tata Surya. Dan unik-nya lagi, bulan ini punya medan magnet sendiri!, padahal bulan yang lain ga punya tuh.
Bahkan ukurannya aja, antara ukuran Merkurius dan Mars (8% lebih gede dari Merkurius, dan ¾-nya ukuran Mars). Kalau Ganymede mengorbit Matahari, bukannya Jupiter. Mungkin dia bisa dianggap sebagai planet. Jadi, ini seperti planet yang mengorbit di planet lain (Planet-Ception).

9. Miranda – Bulan Yang Paling Jelek

Mungkin inilah objek terjelek di Tata Surya. Kaya sekumpulan lumpur yang dibulat-bulatin terus dilempar ke orbit Uranus .
Miranda memiliki pemandangan yang beragam. Bercak-bercak seperti bekas disapu yang terdapat di pegunungan dan lembah yang disebut dengan Coronae, tidak dapat ditemukan di manapun di planet kita. Miranda juga memiliki ngarai yang sangat dalam, bahkan 12 kali lebih dalam dari Grand Canyon! Kalau agan/sista menjatuhkan batu dari tebing tertinggi disana, maka butuh waktu 10 menit untuk sampai ke dasarnya.
Dan ilmuwan suka banget berdebat bagaimana alasannya di Miranda ini bisa punya bentuk yang aneh gitu. Ada beberapa hepotesis yang dipikirkan oleh para ilmuwan, yaitu: bahwa ada tabrakan besar di masa lalu yang membuat bulan itu hancur dan terpisah-pisah. Ada juga yang berpendapat bahwa ada hantaman dari meteor-meteor dan kemudian mengeras disana. Dan ada lagi pendapat bahwa ada pasukaN intergalaktik yang datang kesana untuk menambang emas tapi ga ketemu-ketemu walau sudah ditambang sampai seperti itu.

8. Callisto – Objek Dengan Kawah Yang Paling Banyak di Tata Surya.

Callisto, bulannya Jupiter adalah bulan yang jerawatan . Callisto tidak memiliki aktifitas geologi yang dapat merubah bentuk permukaannya, sehingga kawah-kawah yang sudah lama menumpuk tanpa berubah bentuk. Usia-nya sekitar 4 miliar tahun, menjadikannya sebagai permukaan yang tertua yang tidak berubah, dan merupakan objek dengan kawah terbanyak di Tata Surya. Area yang memiliki kawah jauh lebih banyak ketimbang area yang tidak berkawah di Callisto.
Karena banyaknya kawah yang menumpuk, maka di Callito ada kawah yang berada di dalam kawah:.

Kalau tadi ada Planet-Ception, kalau yang ini namanya Crater-Ception.

7. Dactyl – Bulan dari Aesteoroid

Dengan lebar hanya 1 mil, Dactyl merupakan bulan terkecil yang ada di Tata Surya! Lihat gambar diatas? Objek yang besar itu adalah sebuah asteoroid bernama Ida, dan Dactyl itu yang titil kecil itu.
Dactyl merupakan salah satu bulan teraneh di Tata Surya, karena ketimbang mengorbit di planet, eh dia malah mengorbit di Asteoroid. Dalam mitologi Yunani, Ida merupakan nama sebuah gunung yang dihuni oleh makhluk bernama Dactyl.
Meskipun begitu, dactyl telah menjawab berbagai pertanyaan ilmuwan. Sebagai contohnya, ilmuwan dapat menentukan massa dan komposisi Ida dari mempelajari orbit Dactyl tersebut. Dan juga, sebelum ditemukannya Dactyl, astronom berpendapat bahwa asteoroid terlalu kecil untuk memiliki bulan.

6. Epimetheus dan Janus – Bulan Menghindari Tabrakan Dengan Tipis.

Epimentheus dan Janus adalah bulan-nya Saturnus. Mereka memiliki orbit yang sama. Namun uniknya, setiap 4 tahun sekali mereka hampir bertabrakan, tapi tidak pernah bertabrakan, dan selalu bertukar posisi. Jarak terdekat diantara keduanya bisa mencapai hanya 10.000 KM!.
5. Enceladus – Si Pembuat Cincin

Enceladus ini merupakan salah satu bulan-nya Saturnus. Nah ternyata, sebagian dari cincin tersebut dihasilkan dari bulan ini!

Enceladus ini merupakan objek yang paling reflektif di Tata Surya. Dia memantulkan hampir 100% cahaya yang dia terima. Di Enceladus juga ada geyser, nah dari situlah di lepaskan berbagai partikel es dan debu ke angkasa. Dan ternyata, dari situlah tercipta salah satu cincin dari Saturnus.

Nah, Enceladus itu objek hitam kecil ditengah cincin itu.

4. Triton – Satu-satunya Yang Memiliki Gunung Ber-Es.

Triton ini merupakan bulan terbesar dari Planet Neptunus. Triton juga merupakan satu-satunya bulan di Tata Surya yang mengorbit berlawanan arah dari rotasi planet-nya!
Gunung ber-es yang ane maksud disini bukan gunung yang di puncaknya ada es kaya gunung Jawawijaya. Tapi gunung yang bisa meletus atau gunung berapi, tapi letusannya bukan lava melainkan es. Ya, gunung disana memuntahkan Air yang bercampur Amonia yang kemudian membeku karena suhu dipermukaannya.
Selain itu, Triton juga sangat terang dan memantulkan banyak cahaya. Itu dikarenakan permukaannya ditutupi oleh es. Tapi bukannya es dari air, tau Nitrogen cair? Suhu-nya sangat dingin, nah itulah yang kemudian membentuk lapisan es dipermukaan Triton. Dan itulah sebabnya, Triton merupakan objek paling dingin di Tata Surya.